sn36.19:3.1 Dan untuk ketiga kalinya, Yang Mulia Udāyī berkata kepada Pañcakaṅga si pengurus rumah tangga:
sn36.19:3.2 “Tidak, Pengurus Rumah Tangga, Bhagavā tidak membicarakan dua perasaan.
sn36.19:3.3 Tiga perasaan telah dibicarakan oleh Bhagavā.
sn36.19:3.4 Perasaan menyenangkan, perasaan menyakitkan, perasaan yang bukan menyakitkan maupun menyenangkan—
sn36.19:3.5 ketiga perasaan inilah yang telah dibicarakan oleh Bhagavā.”
sn36.19:3.6 Dan untuk ketiga kalinya, Pañcakaṅga si pengurus rumah tangga berkata kepada Yang Mulia Udāyī:
sn36.19:3.7 “Tidak, Bhante Udāyī, Bhagavā tidak membicarakan tiga perasaan.
sn36.19:3.8 Dua perasaan telah dibicarakan oleh Bhagavā—
sn36.19:3.9 perasaan menyenangkan, perasaan menyakitkan.
sn36.19:3.10 Adapun, Bhante, perasaan yang bukan menyakitkan maupun menyenangkan ini, oleh Bhagavā telah dikatakan sebagai kesenangan yang luhur dalam keadaan damai.”
sn36.19:3.11 Namun Yang Mulia Udāyī tidak mampu meyakinkan Pañcakaṅga si pengurus rumah tangga, dan Pañcakaṅga si pengurus rumah tangga pun tidak mampu meyakinkan Yang Mulia Udāyī.
sn36.19:3.12 Yang Mulia Ānanda mendengar percakapan antara Yang Mulia Udāyī dan Pañcakaṅga si pengurus rumah tangga itu.