sn35.93:2.1 Dengan bergantung pada lidah dan rasa-rasa, muncullah kesadaran lidah.
sn35.93:2.2 Lidah adalah tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.3 Rasa adalah tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.4 Demikianlah kedua hal ini goyah dan bergetar, tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.5 Kesadaran lidah adalah tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.6 Sebab dan kondisi apa pun yang memunculkan kesadaran lidah, sebab dan kondisi itu juga tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.7 Karena, para bhikkhu, kesadaran lidah muncul bergantung pada kondisi yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn35.93:2.8 Pertemuan, penggabungan, dan penyatuan dari ketiga hal ini, para bhikkhu, disebut kontak lidah.
sn35.93:2.9 Kontak lidah juga tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.10 Sebab dan kondisi apa pun yang memunculkan kontak lidah, sebab dan kondisi itu juga tidak kekal, berubah, dan menjadi lain.
sn35.93:2.11 Karena, para bhikkhu, kontak lidah muncul bergantung pada kondisi yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn35.93:2.12 Tersentuh, para bhikkhu, seseorang merasakan; tersentuh, ia berniat; tersentuh, ia mempersepsi.
sn35.93:2.13 Demikianlah hal-hal ini goyah dan bergetar, tidak kekal, berubah, dan menjadi lain …