sn35.76:1.1 Kemudian Yang Mulia Rādha mendekati Sang Buddha …
sn35.76:1.2 dan berkata kepada Beliau:
sn35.76:1.3 “Yang Mulia, sudilah kiranya Sang Bhagavā mengajarkan Dhamma secara singkat kepadaku, agar setelah mendengar Dhamma dari Sang Bhagavā, aku dapat berdiam sendirian, dalam keterasingan, dengan tekun, bersemangat, dan bertekad bulat.”
sn35.76:1.4 “Rādha, engkau harus melepaskan keinginan terhadap apa pun yang tidak kekal.
sn35.76:1.5 Dan apakah, Rādha, yang tidak kekal yang terhadapnya engkau harus melepaskan keinginan?
sn35.76:1.6 Mata adalah tidak kekal, bentuk-bentuk adalah tidak kekal, kesadaran mata …
sn35.76:1.7 kontak mata …
sn35.76:1.8 dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak mata sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga tidak kekal. Terhadap itu engkau harus melepaskan keinginan. …
sn35.76:1.9 Lidah …
sn35.76:1.10 tubuh …
sn35.76:1.11 Pikiran adalah tidak kekal. Terhadap itu engkau harus melepaskan keinginan.
sn35.76:1.12 Objek-objek pikiran …
sn35.76:1.13 kesadaran pikiran …
sn35.76:1.14 kontak pikiran …
sn35.76:1.15 dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga tidak kekal. Terhadap itu engkau harus melepaskan keinginan.
sn35.76:1.16 Rādha, engkau harus melepaskan keinginan terhadap apa pun yang tidak kekal.”
sn35.76:1.17 Ketiga.