sn35.33:1.1 Di Sāvatthī.
sn35.33:1.2 Di sana Sang Buddha berkata kepada para bhikkhu:
sn35.33:1.3 “Para bhikkhu, segala sesuatu rentan terhadap kelahiran kembali.
sn35.33:1.4 Dan apakah, para bhikkhu, segala sesuatu yang rentan terhadap kelahiran kembali?
sn35.33:1.5 Mata, para bhikkhu, rentan terhadap kelahiran kembali.
sn35.33:1.6 Bentuk-bentuk visual,
sn35.33:1.7 kesadaran mata,
sn35.33:1.8 dan kontak mata rentan terhadap kelahiran kembali.
sn35.33:1.9 Perasaan menyenangkan, menyakitkan, atau netral yang muncul karena kontak mata juga rentan terhadap kelahiran kembali.
sn35.33:1.10 Telinga … hidung … lidah …
sn35.33:1.11 Rasa kecapan,
sn35.33:1.12 kesadaran lidah,
sn35.33:1.13 kontak lidah,
sn35.33:1.14 dan perasaan menyenangkan, menyakitkan, atau netral yang muncul karena kontak lidah juga rentan terhadap kelahiran kembali.
sn35.33:1.15 Tubuh …
sn35.33:1.16 Pikiran, ide-ide, kesadaran pikiran, dan kontak pikiran rentan terhadap kelahiran kembali.
sn35.33:1.17 Perasaan menyenangkan, menyakitkan, atau netral yang muncul karena kontak pikiran juga rentan terhadap kelahiran kembali.”
sn35.33:1.18 Dengan melihat demikian, para bhikkhu, siswa mulia yang terpelajar menjadi jemu terhadap mata, terhadap bentuk-bentuk, terhadap kesadaran mata, terhadap kontak mata, dan seterusnya...
sn35.33:1.19 ...dan ia memahami: 'Tidak ada lagi kelahiran kembali dalam kondisi ini.'"
sn35.33:1.20 Pertama.
sn35.34:1.1 "Para bhikkhu, segala sesuatu tunduk pada penuaan..."
sn35.34:1.2 Diringkas.
sn35.34:1.3 Kedua.
sn35.35:1.1 "Para bhikkhu, segala sesuatu tunduk pada penyakit..."
sn35.35:1.2 Diringkas.
sn35.35:1.3 Ketiga.
sn35.36:1.1 "Para bhikkhu, segala sesuatu tunduk pada kematian..."
sn35.36:1.2 Diringkas.
sn35.36:1.3 Keempat.
sn35.37:1.1 "Para bhikkhu, segala sesuatu tunduk pada kesedihan..."
sn35.37:1.2 Diringkas.
sn35.37:1.3 Kelima.
sn35.38:1.1 "Para bhikkhu, segala sesuatu tunduk pada kekotoran..."
sn35.38:1.2 Diringkas.
sn35.38:1.3 Keenam.
sn35.39:1.1 "Para bhikkhu, segala sesuatu tunduk pada kehancuran..."
sn35.39:1.2 Diringkas.
sn35.39:1.3 Ketujuh.
sn35.40:1.1 “Para bhikkhu, segala sesuatu bersifat mengalami kehancuran. …”
sn35.40:1.2 Diringkas.
sn35.40:1.3 Kedelapan.
sn35.41:1.1 “Para bhikkhu, segala sesuatu bersifat mengalami kemunculan. …”
sn35.41:1.2 Diringkas.
sn35.41:1.3 Kesembilan.
sn35.42:1.1 “Para bhikkhu, segala sesuatu bersifat mengalami penghentian. …”
sn35.42:1.2 Diringkas.
sn35.42:1.3 Kesepuluh.
sn35.42:1.4 Bab keempat tentang hal-hal yang bersifat kelahiran.