Evañhi so, bhikkhave, goṇo kiṭṭhādo gāmagato vā araññagato vā, ṭhānabahulo vā assa nisajjabahulo vā na taṁ kiṭṭhaṁ puna otareyya—
Dengan demikian, para bhikkhu, sapi pemakan tanaman itu, baik ketika pergi ke desa maupun ke hutan, baik sering berdiri maupun sering duduk, tidak akan pernah lagi turun ke ladang itu—
As a result, no matter how often they might stand or sit in a village or wilderness, that ox fond of crops would never invade that crop again,
Demikian pula, para bhikkhu, ketika pikiran seorang bhikkhu telah diluruskan, diluruskan dengan baik terhadap enam bidang kontak, maka pikiran itu menjadi tenang di dalam, mereda, menyatu, dan terkonsentrasi.
In the same way, when a mendicant’s mind is straightened up, well straightened up when it comes to the six fields of contact, becomes stilled internally; it settles, unifies, and becomes immersed in samādhi.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 35.246 · Sutta Perumpamaan Kecapi | Tiga Keranjang