Tathā kho panassa kāmā diṭṭhā honti, yathāssa kāme passato, yo kāmesu kāmacchando kāmasneho kāmamucchā kāmapariḷāho, so nānuseti.
maka ia telah melihat kenikmatan indria sedemikian rupa sehingga ketika melihat kenikmatan indria, keinginan indria, kasih sayang indria, kegilaan indria, dan gejolak nafsu indria tidak lagi melekat padanya.
then they’ve seen sensual pleasures in such a way that they have no underlying tendency for desire, affection, infatuation, and passion for sensual pleasures.
Tathā kho panassa cāro ca vihāro ca anubuddho hoti, yathā carantaṁ viharantaṁ abhijjhādomanassā pāpakā akusalā dhammā nānusenti.
Ia telah memahami cara berperilaku dan cara hidup sedemikian rupa sehingga ketika hidup dengan cara itu, kualitas-kualitas buruk dan tidak baik berupa ketamakan dan ketidakpuasan tidak lagi melekat padanya.
And they’ve awakened to a way of conduct and a way of living such that, when they live in that way, bad, unskillful qualities of covetousness and displeasure don’t overwhelm them.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 35.244 · Khotbah tentang Hal-Hal yang Mengandung Penderitaan | Tiga Keranjang