Katamo ca, bhikkhu, antopūtibhāvo?
Dan apakah, bhikkhu, yang disebut ‘kebusukan batin’?
And what’s rotting away?
Khotbah tentang Perumpamaan Batang Kayu (1)
Katamo ca, bhikkhu, antopūtibhāvo?
Dan apakah, bhikkhu, yang disebut ‘kebusukan batin’?
And what’s rotting away?
Idha, bhikkhu, ekacco dussīlo hoti pāpadhammo asucisaṅkassarasamācāro paṭicchannakammanto assamaṇo samaṇapaṭiñño abrahmacārī brahmacāripaṭiñño antopūti avassuto kasambujāto.
Di sini, bhikkhu, seseorang tidak bermoral, berkarakter buruk, kotor, dengan perilaku yang mencurigakan, menyembunyikan perbuatannya, bukan seorang petapa meskipun mengaku sebagai petapa, bukan seorang pelaku kehidupan suci meskipun mengaku sebagai pelaku kehidupan suci, busuk di dalam, penuh kebocoran, dan hina.
It’s when some person is unethical, of bad qualities, filthy, with suspicious behavior, underhand, no true ascetic or spiritual practitioner—though claiming to be one—rotten inside, festering, and depraved.
Ayaṁ vuccati, bhikkhu, ‘antopūtibhāvo’”ti.
Ini, bhikkhu, disebut ‘kebusukan batin’.”
This is called ‘rotting away’.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.