sn35.159:1.1 “Para bhikkhu, perhatikanlah bentuk-bentuk secara bijaksana, dan amatilah ketidak-kekalan bentuk-bentuk itu sebagaimana adanya.
sn35.159:1.2 Ketika seorang bhikkhu memperhatikan secara bijaksana dan mengamati ketidak-kekalan bentuk-bentuk itu sebagaimana adanya, ia menjadi jemu terhadap bentuk-bentuk itu.
sn35.159:1.3 Dengan berakhirnya kesenangan, berakhirlah nafsu;
sn35.159:1.4 dengan berakhirnya nafsu, berakhirlah kesenangan.
sn35.159:1.5 Dengan berakhirnya kesenangan dan nafsu, batin dikatakan terbebas dengan sempurna.
sn35.159:1.6 Perhatikanlah suara-suara secara bijaksana …
sn35.159:1.7 bau-bauan …
sn35.159:1.8 rasa-rasa …
sn35.159:1.9 sentuhan-sentuhan …
sn35.159:1.10 Para bhikkhu, perhatikanlah fenomena-fenomena pikiran secara bijaksana, dan amatilah ketidak-kekalan fenomena-fenomena pikiran itu sebagaimana adanya.
sn35.159:1.11 Ketika seorang bhikkhu memperhatikan secara bijaksana dan mengamati ketidak-kekalan fenomena-fenomena pikiran itu sebagaimana adanya, ia menjadi jemu terhadap fenomena-fenomena pikiran itu.
sn35.159:1.12 Dengan berakhirnya kesenangan, berakhirlah nafsu;
sn35.159:1.13 dengan berakhirnya nafsu, berakhirlah kesenangan.
sn35.159:1.14 Dengan berakhirnya kesenangan dan nafsu, batin dikatakan terbebas dengan sempurna.”
sn35.159:1.15 Keempat.