sn35.14:2.1 Selama aku, para bhikkhu, belum memahami secara langsung sebagaimana adanya kepuasan sebagai kepuasan, bahaya sebagai bahaya, dan jalan keluar sebagai jalan keluar dari enam landasan indria eksternal ini, selama itu pula aku tidak mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada tara di dunia ini dengan para dewanya, Māra-nya, Brahmā-nya, di antara generasi para petapa dan brahmana, para dewa dan manusia.
sn35.14:2.2 Tetapi ketika aku, para bhikkhu, telah memahami secara langsung sebagaimana adanya kepuasan sebagai kepuasan, bahaya sebagai bahaya, dan jalan keluar sebagai jalan keluar dari enam landasan indria eksternal ini, maka aku mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada tara di dunia ini dengan para dewanya, Māra-nya, Brahmā-nya, di antara generasi para petapa dan brahmana, para dewa dan manusia.
sn35.14:2.3 Dan pengetahuan serta penglihatan muncul dalam diriku:
sn35.14:2.4 'Kebebasanku tidak tergoyahkan. Ini adalah kelahiran terakhir. Tidak ada lagi kelahiran baru.'"
sn35.14:2.5 Yang kedua.