Selama aku belum memahami secara langsung, para bhikkhu, keenam bidang indra internal ini sebagaimana adanya, baik kepuasan sebagai kepuasan, bahaya sebagai bahaya, dan jalan keluar sebagai jalan keluar, maka aku belum mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada tara di dunia ini dengan para dewanya, Māra, dan Brahmā, di antara makhluk-makhluk ini dengan para petapa dan brahmana, para dewa dan manusia.
As long as I didn’t truly understand these six interior sense fields’ gratification, drawback, and escape in this way for what they are, I didn’t announce my supreme perfect awakening in this world with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, its gods and humans.
Tetapi ketika aku telah memahami secara langsung, para bhikkhu, keenam bidang indra internal ini sebagaimana adanya, baik kepuasan sebagai kepuasan, bahaya sebagai bahaya, dan jalan keluar sebagai jalan keluar, maka aku mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada tara di dunia ini dengan para dewanya, Māra, dan Brahmā, di antara makhluk-makhluk ini dengan para petapa dan brahmana, para dewa dan manusia.
But when I did truly understand these six interior sense fields’ gratification, drawback, and escape in this way for what they are, I announced my supreme perfect awakening in this world with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, its gods and humans.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 35.13 · Khotbah Sebelum Pencerahan-Ku (Batin) | Tiga Keranjang