sn35.132:1.1 Pada suatu ketika Yang Mulia Mahākaccāna sedang menetap di negeri Avanti, di sebuah gubuk hutan dekat Makkarakaṭa.
sn35.132:1.2 Pada saat itu, beberapa siswa brahmana Lohicca, para pemuda pengumpul kayu bakar, mendekati gubuk hutan Yang Mulia Mahākaccāna. Setelah mendekat, mereka berjalan mondar-mandir di sekeliling gubuk sambil membuat keributan besar dan berbagai ejekan:
sn35.132:1.3 “Para petapa gundul ini, petapa palsu, orang rendahan, keturunan hitam dari kaki kerabat kita, Sang Bhagavā! Mereka dihormati, dihargai, dimuliakan, dipuja, dan dijunjung tinggi oleh para pewaris budaya Veda.”
sn35.132:1.4 Kemudian Yang Mulia Mahākaccāna keluar dari tempat tinggalnya dan berkata kepada para pemuda itu:
sn35.132:1.5 “Para pemuda, janganlah berisik.
sn35.132:1.6 Aku akan membabarkan Dhamma kepada kalian.”
sn35.132:1.7 Ketika itu dikatakan, para pemuda itu menjadi diam.
sn35.132:1.8 Kemudian Yang Mulia Mahākaccāna membacakan syair-syair ini untuk mereka: