Ia menjadi jemu terhadap pikiran, jemu terhadap objek-objek pikiran, jemu terhadap kesadaran pikiran, jemu terhadap kontak pikiran, dan apa pun yang termasuk dalam perasaan, persepsi, bentukan-bentukan, dan kesadaran yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—terhadap itu pun ia menjadi jemu.
They grow disillusioned with the mind, ideas, mind consciousness, and mind contact. And they grow disillusioned with anything included in feeling, perception, choices, and consciousness that arises dependent on mind contact.
Ia memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.’”
They understand: ‘Rebirth is ended, the spiritual journey has been completed, what had to be done has been done, there is nothing further for this place.’”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 35.121 · Khotbah Nasihat kepada Rāhula | Tiga Keranjang