sn35.113:1.1 Pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di Nātika, di rumah bata.
sn35.113:1.2 Kemudian, ketika Sang Bhagavā sedang dalam retret pribadi, Beliau membabarkan uraian Dhamma ini:
sn35.113:1.3 “Kesadaran mata muncul bergantung pada mata dan bentuk-bentuk. Pertemuan ketiganya adalah kontak.
sn35.113:1.4 Kontak menjadi kondisi bagi perasaan;
sn35.113:1.5 perasaan menjadi kondisi bagi nafsu keinginan;
sn35.113:1.6 nafsu keinginan menjadi kondisi bagi kemelekatan;
sn35.113:1.7 kemelekatan menjadi kondisi bagi kelangsungan hidup;
sn35.113:1.8 kelangsungan hidup menjadi kondisi bagi kelahiran;
sn35.113:1.9 kelahiran menjadi kondisi bagi usia tua dan kematian, duka, ratapan, kesakitan, kesedihan, dan keputusasaan untuk muncul.
sn35.113:1.10 Demikianlah asal mula dari seluruh massa penderitaan ini.
sn35.113:1.11 Telinga … hidung … lidah … tubuh …
sn35.113:1.12 Kesadaran pikiran muncul bergantung pada pikiran dan objek-objek pikiran. Pertemuan ketiganya adalah kontak.
sn35.113:1.13 Kontak menjadi kondisi bagi perasaan;
sn35.113:1.14 perasaan menjadi kondisi bagi nafsu keinginan;
sn35.113:1.15 nafsu keinginan menjadi kondisi bagi kemelekatan;
sn35.113:1.16 kemelekatan menjadi kondisi bagi kelangsungan hidup;
sn35.113:1.17 kelangsungan hidup menjadi kondisi bagi kelahiran.
sn35.113:1.18 Kelahiran menjadi sebab bagi usia tua dan kematian, duka, ratapan, sakit, kesedihan, dan keputusasaan untuk muncul.
sn35.113:1.19 Demikianlah asal-mula seluruh kumpulan penderitaan ini.