sn35.105:21.1 “Melihat demikian, para bhikkhu, siswa mulia yang terpelajar menjadi jijik terhadap mata … jijik terhadap pikiran.
BAGIAN 21
sn35.105:21.2 Karena jijik, ia menjadi bosan; karena bosan, ia terbebaskan; ketika terbebaskan, timbul pengetahuan: ‘Terbebaskan.’
sn35.105:21.3 Ia memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.’”
sn35.105:21.4 Yang kedua.