sn35.100:1.1 “Para bhikkhu, berusahalah dalam keterasingan.
sn35.100:1.2 Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang terasing memahami sebagaimana adanya.
sn35.100:1.3 Dan apakah yang ia pahami sebagaimana adanya?
sn35.100:1.4 Ia memahami sebagaimana adanya: ‘Mata adalah tidak kekal’;
sn35.100:1.5 Ia memahami sebagaimana adanya: ‘Bentuk-bentuk adalah tidak kekal’;
sn35.100:1.6 Ia memahami sebagaimana adanya: ‘Kesadaran mata adalah tidak kekal’;
sn35.100:1.7 Ia memahami sebagaimana adanya: ‘Kontak mata adalah tidak kekal’ …
sn35.100:1.8 Ia memahami sebagaimana adanya: ‘Perasaan apa pun yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga tidak kekal.’
sn35.100:1.9 Para bhikkhu, berusahalah dalam keterasingan.
sn35.100:1.10 Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang terasing memahami sebagaimana adanya.”
sn35.100:1.11 Ketujuh.