sn34.19:1.1 Di Sāvatthī.
sn34.19:1.2 “Para bhikkhu, ada empat jenis meditator ini.
sn34.19:1.3 Apakah empat itu?
sn34.19:1.4 Di sini, para bhikkhu, seorang meditator terampil dalam pencapaian samādhi, tetapi tidak terampil dalam hal-hal yang kondusif bagi samādhi.
sn34.19:1.5 Tetapi di sini, para bhikkhu, seorang meditator terampil dalam hal-hal yang kondusif bagi samādhi, tetapi tidak terampil dalam pencapaian samādhi.
sn34.19:1.6 Di sini, para bhikkhu, seorang meditator tidak terampil dalam pencapaian samādhi dan juga tidak terampil dalam hal-hal yang kondusif bagi samādhi.
sn34.19:1.7 Di sini, para bhikkhu, seorang meditator terampil dalam pencapaian samādhi dan juga terampil dalam hal-hal yang kondusif bagi samādhi.
sn34.19:1.8 Di antara mereka, para bhikkhu, meditator yang terampil dalam pencapaian samādhi dan juga terampil dalam hal-hal yang kondusif bagi samādhi adalah yang terunggul, terbaik, terkemuka, tertinggi, dan termulia di antara keempat meditator ini.
sn34.19:1.9 Seperti halnya, para bhikkhu, dari seekor sapi berasal susu, dari susu menjadi dadih, dari dadih menjadi mentega, dari mentega menjadi ghee, dan dari ghee menjadi krim ghee, yang diakui sebagai yang terbaik;
sn34.19:1.10 demikian pula, para bhikkhu, meditator yang terampil dalam pencapaian samādhi dan juga terampil dalam hal-hal yang kondusif bagi samādhi adalah yang terunggul, terbaik, terkemuka, tertinggi, dan termulia di antara keempat meditator ini.”
sn34.19:1.11 Yang kesembilan belas.
sn34.19:1.12 (Bab tentang Pencapaian sebagai Akar.)