sn27.5:1.1 Di Sāvatthī.
sn27.5:1.2 “Para bhikkhu, nafsu dan keinginan terhadap perasaan yang lahir dari kontak mata adalah noda batin.
sn27.5:1.3 Perasaan yang lahir dari kontak telinga,
sn27.5:1.4 perasaan yang lahir dari kontak hidung,
sn27.5:1.5 perasaan yang lahir dari kontak lidah,
sn27.5:1.6 perasaan yang lahir dari kontak badan,
sn27.5:1.7 atau perasaan yang lahir dari kontak pikiran adalah noda batin. …”
sn27.5:1.8 Ketika, para bhikkhu, seorang bhikkhu telah meninggalkan noda-noda batin ini dalam enam landasan ini,
sn27.5:1.9 maka pikirannya condong pada pelepasan, dan dengan telah dilepaskan, ia menjadi kokoh dalam hal-hal yang harus direalisasikan melalui pengetahuan langsung.”
sn27.5:1.10 Sutta kelima.