‹
SN 24.36

Nevahotinanahotisutta

Khotbah tentang Tidak Ada Lagi maupun Masih Ada

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 24.36

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn24.36:2.1

“Rūpe kho, bhikkhave, sati, rūpaṁ upādāya, rūpaṁ abhinivissa evaṁ diṭṭhi uppajjati:

“Ketika bentuk ada, para bhikkhu, dengan melekat pada bentuk, dengan berpegang pada bentuk, pandangan ini muncul:

“When form exists, because of grasping form and insisting on form, the view arises:

sn24.36:2.2

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’”ti.

‘Seorang Tathāgata setelah meninggal dunia tidak ada lagi maupun masih ada’.”

‘A realized one neither still exists nor no longer exists after death.’

sn24.36:2.3

“Vedanāya sati …

Ketika perasaan ada…

When feeling …

sn24.36:2.4

saññāya sati …

ketika persepsi ada…

perception …

sn24.36:2.5

saṅkhāresu sati …

ketika bentukan-bentukan mental ada…

choices …

sn24.36:2.6

viññāṇe sati, viññāṇaṁ upādāya, viññāṇaṁ abhinivissa evaṁ diṭṭhi uppajjati:

ketika kesadaran ada, dengan melekat pada kesadaran, dengan berpegang pada kesadaran, pandangan ini muncul:

consciousness exists, because of grasping consciousness and insisting on consciousness, the view arises:

sn24.36:2.7

‘neva hoti na na hoti tathāgato paraṁ maraṇā’ti.

‘Seorang Tathāgata setelah meninggal dunia tidak ada lagi maupun masih ada’.”

‘A realized one neither still exists nor no longer exists after death.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.