sn23.1:2.1 ‘Māra, Māra,’ Yang Mulia, dikatakan.
sn23.1:2.2 Sejauh apakah, Yang Mulia, (seseorang disebut) Māra?”
sn23.1:2.3 “Ketika ada bentuk, Rādha, maka ada Māra, atau pembunuh, atau yang terbunuh.
sn23.1:2.4 Oleh karena itu, Rādha, engkau harus melihat bentuk sebagai Māra, sebagai pembunuh, sebagai yang terbunuh, sebagai penyakit, sebagai bisul, sebagai anak panah, sebagai penderitaan, sebagai sumber penderitaan.
sn23.1:2.5 Mereka yang melihatnya demikian, melihat dengan benar.
sn23.1:2.6 Ketika ada perasaan …
sn23.1:2.7 ketika ada persepsi …
sn23.1:2.8 ketika ada bentukan-bentukan …
sn23.1:2.9 ketika ada kesadaran, maka ada Māra, atau pembunuh, atau yang terbunuh.
sn23.1:2.10 Oleh karena itu, Rādha, engkau harus melihat kesadaran sebagai Māra, sebagai pembunuh, sebagai yang terbunuh, sebagai penyakit, sebagai bisul, sebagai anak panah, sebagai penderitaan, sebagai sumber penderitaan.
sn23.1:2.11 Mereka yang melihatnya demikian, melihat dengan benar.”