sn22.90:5.1 “Pada suatu ketika, sahabat Ānanda, aku berdiam di Bārāṇasī, di Taman Rusa Isipatana.
sn22.90:5.2 Kemudian, sahabat, pada suatu sore, setelah keluar dari keheningan, aku mengambil kunci dan mengunjungi vihara demi vihara;
sn22.90:5.3 setelah mengunjunginya, aku berkata kepada para bhikkhu senior:
sn22.90:5.4 ‘Sudilah para Yang Mulia senior menasihatiku, sudilah para Yang Mulia senior membimbingku, sudilah para Yang Mulia senior memberiku khotbah Dhamma agar aku dapat melihat Dhamma.’
sn22.90:5.5 Setelah itu, sahabat, para bhikkhu senior berkata kepadaku:
sn22.90:5.6 ‘Sahabat Channa, bentuk jasmani adalah tidak kekal;
sn22.90:5.7 perasaan …
sn22.90:5.8 persepsi …
sn22.90:5.9 bentukan-bentukan kehendak …”
sn22.90:5.10 Kesadaran adalah tidak kekal;
sn22.90:5.11 Bentuk adalah bukan diri …pe…
sn22.90:5.12 Kesadaran adalah bukan diri.
sn22.90:5.13 ‘Segala bentukan adalah tidak kekal, segala fenomena adalah bukan diri.’