sn22.89:9.1 Kemudian Yang Mulia Khemaka, bersandar pada tongkat, pergi menemui para bhikkhu senior itu. Setelah tiba, ia saling bertukar sapa dengan mereka.
sn22.89:9.2 Setelah berbincang-bincang dengan ramah dan bersahabat, ia duduk di satu sisi. Ketika ia telah duduk, para bhikkhu senior berkata kepadanya:
sn22.89:9.3 “Ketika engkau berkata ‘aku ada’, Yang Mulia Khemaka, apakah yang engkau maksud dengan ‘aku ada’ itu?
sn22.89:9.4 Apakah engkau berkata ‘aku adalah’ sehubungan dengan bentuk, atau selain dari bentuk?
sn22.89:9.5 Perasaan …
sn22.89:9.6 persepsi …
sn22.89:9.7 bentukan-bentukan …
sn22.89:9.8 kesadaran, atau selain dari kesadaran?
sn22.89:9.9 Ketika engkau berkata ‘aku adalah’, apakah yang engkau maksud dengan ‘aku adalah’ itu?”
sn22.89:9.10 “Sahabat, aku tidak berkata ‘aku adalah’ sehubungan dengan bentuk, juga tidak selain dari bentuk.
sn22.89:9.11 Aku tidak berkata ‘aku adalah’ sehubungan dengan perasaan …
sn22.89:9.12 persepsi …
sn22.89:9.13 bentukan-bentukan …
sn22.89:9.14 kesadaran, atau selain dari kesadaran.
sn22.89:9.15 Namun, sahabat, pada lima kelompok unsur yang dilekati, aku telah memahami ‘aku adalah’, tetapi aku tidak melihat ‘inilah aku’.”