sn22.80:2.1 Kemudian, ketika Sang Bhagavā sedang berlatih dalam kesunyian, muncul dalam pikiran Beliau perenungan ini:
sn22.80:2.2 “Aku telah memurnikan Saṅgha para bhikkhu.
sn22.80:2.3 Namun ada para bhikkhu di sini yang masih baru, baru saja meninggalkan keduniawian, baru saja datang pada ajaran dan disiplin ini.
sn22.80:2.4 Karena tidak melihatku, mereka bisa berubah dan hancur berantakan.
sn22.80:2.5 Seperti halnya anak sapi yang muda, karena tidak melihat induknya, ia bisa berubah dan hancur berantakan;
sn22.80:2.6 demikian pula, para bhikkhu yang baru, yang baru saja meninggalkan keduniawian, yang baru saja datang pada Dhamma dan Vinaya ini, karena tidak melihatku, mereka bisa berubah dan hancur berantakan.
sn22.80:2.7 Seperti halnya bibit-bibit yang muda, karena tidak mendapatkan air, bisa berubah dan hancur berantakan;
sn22.80:2.8 demikian pula, para bhikkhu yang baru, yang baru saja meninggalkan keduniawian, yang baru saja datang pada Dhamma dan Vinaya ini,
sn22.80:2.9 karena tidak mendapatkan kesempatan untuk melihatku, mereka bisa berubah dan hancur berantakan.
sn22.80:2.10 Mengapa aku tidak mendukung Saṅgha para bhikkhu sekarang ini sebagaimana aku telah mendukungnya di masa lampau?”