Kiñca abhinandati abhivadati ajjhosāya tiṭṭhati?
Dan apakah yang ia setujui, sambut, dan lekatinya?
What do they approve, welcome, and keep clinging to?
Khotbah tentang Pengembangan Samādhi
Kiñca abhinandati abhivadati ajjhosāya tiṭṭhati?
Dan apakah yang ia setujui, sambut, dan lekatinya?
What do they approve, welcome, and keep clinging to?
Rūpaṁ abhinandati abhivadati ajjhosāya tiṭṭhati.
Ia menyetujui, menyambut, dan terus melekat pada bentuk.
They approve, welcome, and keep clinging to form.
Tassa rūpaṁ abhinandato abhivadato ajjhosāya tiṭṭhato uppajjati nandī.
Baginya yang menyetujui, menyambut, dan terus melekat pada bentuk, muncullah kegemaran.
This gives rise to relishing.
Yā rūpe nandī tadupādānaṁ.
Kegemaran pada bentuk itulah kemelekatan.
Relishing forms is grasping.
Tassupādānapaccayā bhavo;
Dengan kemelekatan sebagai kondisi, muncullah penjelmaan;
Their grasping is a requirement for continued existence.
bhavapaccayā jāti;
dengan penjelmaan sebagai kondisi, muncullah kelahiran;
Continued existence is a requirement for rebirth.
jātipaccayā jarāmaraṇaṁ sokaparidevadukkhadomanassupāyāsā sambhavanti.
dengan kelahiran sebagai kondisi, maka penuaan-dan-kematian, dukacita, ratapan, kesakitan, kesedihan, dan keputusasaan muncul.
Rebirth is a requirement for old age and death, sorrow, lamentation, pain, sadness, and distress to come to be.
Evametassa kevalassa dukkhakkhandhassa samudayo hoti.
Demikianlah asal mula keseluruhan kumpulan penderitaan ini.
That is how this entire mass of suffering originates.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.