Kathañca, bhikkhave, bhikkhu tividhūpaparikkhī hoti?
Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu menyelidiki dalam tiga cara?
And how does a mendicant examine in three ways?
Sutta Tujuh Kasus
Kathañca, bhikkhave, bhikkhu tividhūpaparikkhī hoti?
Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu menyelidiki dalam tiga cara?
And how does a mendicant examine in three ways?
Idha, bhikkhave, bhikkhu dhātuso upaparikkhati, āyatanaso upaparikkhati, paṭiccasamuppādaso upaparikkhati.
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu menyelidiki melalui unsur-unsur, menyelidiki melalui bidang-bidang indra, dan menyelidiki melalui kemunculan bergantungan.
It’s when a mendicant examines by way of the elements, sense fields, and dependent origination.
Evaṁ kho, bhikkhave, bhikkhu tividhūpaparikkhī hoti.
Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu menyelidiki dalam tiga cara.
That’s how a mendicant examines in three ways.
Sattaṭṭhānakusalo, bhikkhave, bhikkhu tividhūpaparikkhī, imasmiṁ dhammavinaye kevalī vusitavā ‘uttamapuriso’ti vuccatī”ti.
Seorang bhikkhu yang terampil dalam tujuh kasus dan menyelidiki dalam tiga cara, para bhikkhu, dalam Dhamma dan Vinaya ini, disebut sempurna, telah menjalani latihan, ‘manusia utama’.”
In this teaching and training, a mendicant who is skilled in seven cases and who examines in three ways is called consummate, accomplished, a supreme person.”
Pañcamaṁ.
Kelima.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.