Sāvatthinidānaṁ.
Di Sāvatthī.
At Sāvatthī.
Sutta Perputaran Kelompok-Kelompok Kemelekatan
Sāvatthinidānaṁ.
Di Sāvatthī.
At Sāvatthī.
“Pañcime, bhikkhave, upādānakkhandhā.
“Para bhikkhu, ada lima kelompok kemelekatan ini.
“Mendicants, there are these five grasping aggregates.
Katame pañca?
Apakah lima itu?
What five?
Rūpupādānakkhandho, vedanupādānakkhandho, saññupādānakkhandho, saṅkhārupādānakkhandho, viññāṇupādānakkhandho.
Kelompok kemelekatan pada bentuk, kelompok kemelekatan pada perasaan, kelompok kemelekatan pada persepsi, kelompok kemelekatan pada bentukan-bentukan kehendak, dan kelompok kemelekatan pada kesadaran.
The grasping aggregates of form, feeling, perception, choices, and consciousness.
Yāvakīvañcāhaṁ, bhikkhave, ime pañcupādānakkhandhe catuparivaṭṭaṁ yathābhūtaṁ nābbhaññāsiṁ, neva tāvāhaṁ, bhikkhave, sadevake loke samārake sabrahmake sassamaṇabrāhmaṇiyā pajāya sadevamanussāya anuttaraṁ sammāsambodhiṁ abhisambuddhoti paccaññāsiṁ.
Selama aku, para bhikkhu, belum memahami secara langsung kelima kelompok kemelekatan ini dalam empat putaran sebagaimana adanya, maka selama itu pula aku tidak mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada tara di dunia ini beserta para dewanya, Māra, dan Brahmā, di antara generasi ini beserta para petapa dan brahmana, para dewa dan manusia.
As long as I didn’t truly understand these five grasping aggregates in four rounds, I didn’t announce my supreme perfect awakening in this world with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, its gods and humans.
Yato ca khvāhaṁ, bhikkhave, ime pañcupādānakkhandhe catuparivaṭṭaṁ yathābhūtaṁ abbhaññāsiṁ, athāhaṁ, bhikkhave, sadevake loke …pe…
Tetapi ketika aku, para bhikkhu, telah memahami secara langsung kelima kelompok kemelekatan ini dalam empat putaran sebagaimana adanya, maka aku mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada tara di dunia ini beserta para dewanya, Māra, dan Brahmā, di antara generasi ini beserta para petapa dan brahmana, para dewa dan manusia.
But when I did truly understand these five grasping aggregates in four rounds, I announced my supreme perfect awakening in this world with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, its gods and humans.
sadevamanussāya anuttaraṁ sammāsambodhiṁ abhisambuddhoti paccaññāsiṁ.
Aku mengaku telah mencapai penerangan sempurna yang tiada taranya di dunia bersama dengan para dewa dan manusia.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.