‹
SN 22.55

Udānasutta

Udānasutta: Kotbah yang Terinspirasi

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 22.55

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn22.55:13.1

Rūpadhātuyā ce, bhikkhu, bhikkhuno rāgo pahīno hoti. Rāgassa pahānā vocchijjatārammaṇaṁ patiṭṭhā viññāṇassa na hoti.

Para bhikkhu, jika seorang bhikkhu telah melepaskan nafsu terhadap unsur bentuk, maka dengan lenyapnya nafsu itu, penopangnya terpotong, dan tidak ada lagi landasan bagi kesadaran.

If a mendicant has given up greed for the form element, the support is cut off, and there is no establishment of consciousness.

sn22.55:13.2

Vedanādhātuyā ce, bhikkhu, bhikkhuno …

Para bhikkhu, jika seorang bhikkhu telah melepaskan nafsu terhadap unsur perasaan …

If a mendicant has given up greed for the feeling element …

sn22.55:13.3

saññādhātuyā ce, bhikkhu, bhikkhuno …

Para bhikkhu, jika seorang bhikkhu telah melepaskan nafsu terhadap unsur persepsi …

perception element …

sn22.55:13.4

saṅkhāradhātuyā ce, bhikkhu, bhikkhuno …

Para bhikkhu, jika nafsu terhadap unsur-unsur bentuk telah ditinggalkan oleh seorang bhikkhu...

choices element …

sn22.55:13.5

viññāṇadhātuyā ce, bhikkhu, bhikkhuno rāgo pahīno hoti. Rāgassa pahānā vocchijjatārammaṇaṁ patiṭṭhā viññāṇassa na hoti.

Para bhikkhu, jika nafsu terhadap unsur kesadaran telah ditinggalkan oleh seorang bhikkhu. Dengan ditinggalkannya nafsu, penyokongnya terpotong, dan tidak ada lagi penegakan kesadaran.

consciousness element, the support is cut off, and there is no establishment of consciousness.

sn22.55:13.6

Tadappatiṭṭhitaṁ viññāṇaṁ avirūḷhaṁ anabhisaṅkhacca vimuttaṁ.

Kesadaran yang tidak lagi berdiri, tidak tumbuh, dan tanpa membentuk kehendak, menjadi terbebaskan.

Since that consciousness does not become established and does not grow, not making choices, it is freed.

sn22.55:13.7

Vimuttattā ṭhitaṁ. Ṭhitattā santusitaṁ. Santusitattā na paritassati. Aparitassaṁ paccattaññeva parinibbāyati.

Setelah terbebaskan, ia menjadi stabil. Setelah stabil, ia menjadi puas. Setelah puas, ia tidak cemas. Tanpa kecemasan, ia mencapai parinibbāna dalam dirinya sendiri.

Being free, it’s stable. Being stable, it’s content. Being content, they’re not anxious. Not being anxious, they personally become extinguished.

sn22.55:13.8

‘Khīṇā jāti …pe… nāparaṁ itthattāyā’ti pajānāti.

Ia memahami: 'Kelahiran telah berakhir... tidak ada lagi kehidupan setelah ini.'

They understand: ‘Rebirth is ended … there is nothing further for this place.’

sn22.55:13.9

Evaṁ kho, bhikkhu, jānato evaṁ passato anantarā āsavānaṁ khayo hotī”ti.

Demikianlah, para bhikkhu, bagi seseorang yang mengetahui dan melihat, kehancuran kekotoran batin terjadi tanpa penundaan.”

The ending of the defilements without delay is for one who knows and sees this.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.