sn22.55:11.1 Tetapi, bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar tidak mencemaskan hal-hal yang tidak perlu dicemaskan.
sn22.55:11.2 Sebab itu bukanlah kecemasan bagi siswa mulia yang terpelajar:
sn22.55:11.3 ‘Semoga aku tidak ada, dan semoga tidak ada milikku; semoga aku tidak akan ada, dan semoga tidak akan ada milikku.’
sn22.55:11.4 Jika kesadaran yang melekat pada bentuk, dengan bentuk sebagai objeknya, dengan bentuk sebagai penopangnya, tetap berdiri, dengan disirami oleh kegemaran, ia akan tumbuh, berkembang, dan menjadi matang.
sn22.55:11.5 Atau, para bhikkhu, jika kesadaran yang melekat pada perasaan tetap berdiri …
sn22.55:11.6 Atau, para bhikkhu, jika kesadaran yang melekat pada persepsi tetap berdiri …
sn22.55:11.7 Atau, para bhikkhu, jika kesadaran yang melekat pada bentukan-bentukan kehendak, dengan bentukan-bentukan kehendak sebagai objeknya, dengan bentukan-bentukan kehendak sebagai penopangnya, tetap berdiri, dengan disirami oleh kegemaran, ia akan tumbuh, berkembang, dan menjadi matang.