sn22.47:3.1 Kelima indria itu, para bhikkhu, tetap berada tepat di tempatnya.
sn22.47:3.2 Tetapi pada siswa mulia yang terpelajar, ketidaktahuan ditinggalkan dan pengetahuan muncul.
sn22.47:3.3 Dengan lenyapnya ketidaktahuan dan munculnya pengetahuan, ia tidak lagi berpikir ‘aku ada’;
sn22.47:3.4 ia tidak lagi berpikir ‘inilah aku’;
sn22.47:3.5 ‘aku akan ada’ …
sn22.47:3.6 ‘aku tidak akan ada’ …
sn22.47:3.7 ‘aku akan memiliki bentuk’ …
sn22.47:3.8 ‘aku akan tanpa bentuk’ …
sn22.47:3.9 ‘aku akan memiliki persepsi’ …
sn22.47:3.10 ‘aku akan tanpa persepsi’ …
sn22.47:3.11 ia tidak lagi berpikir ‘aku akan bukan memiliki persepsi maupun tanpa persepsi’.”
sn22.47:3.12 Kelima.