Sahabat, jika seseorang yang berdiam dengan memperoleh dan mempertahankan kualitas-kualitas yang tidak baik, maka kehidupan saat ini akan bahagia, tanpa kesedihan, tanpa keputusasaan, tanpa demam, dan setelah kematian jasmani, setelah meninggal dunia, dapat diharapkan menuju alam yang baik, maka Sang Bhagavā tidak akan memuji pelepasan kualitas-kualitas yang tidak baik.
If those who acquired and kept unskillful qualities were to live happily in the present life, free of distress, anguish, and fever; and if, when their body breaks up, after death, they could expect to go to a good place, the Buddha would not praise giving up unskillful qualities.
Tetapi, sahabat, karena seseorang yang berdiam dengan memperoleh dan mempertahankan kualitas-kualitas yang tidak baik, maka kehidupan saat ini adalah menderita, penuh kesedihan, penuh keputusasaan, penuh demam, dan setelah kematian jasmani, setelah meninggal dunia, dapat diharapkan menuju alam yang buruk, maka Sang Bhagavā memuji pelepasan kualitas-kualitas yang tidak baik.
But since those who acquire and keep unskillful qualities live unhappily in the present life, full of distress, anguish, and fever; and since, when their body breaks up, after death, they can expect to go to a bad place, the Buddha praises giving up unskillful qualities.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.