sn22.1:9.1 “Dan bagaimanakah, tuan rumah tangga, seseorang itu sakit pada jasmani dan sakit pada batin?
sn22.1:9.2 Di sini, tuan rumah tangga, seorang kaum duniawi yang tidak terpelajar, yang tidak melihat para mulia, tidak terampil dalam Dhamma para mulia, tidak terlatih dalam Dhamma para mulia, yang tidak melihat para sujana, tidak terampil dalam Dhamma para sujana, tidak terlatih dalam Dhamma para sujana,
sn22.1:9.3 memandang bentuk sebagai diri, atau diri sebagai yang memiliki bentuk, atau bentuk di dalam diri, atau diri di dalam bentuk.
sn22.1:9.4 Ia berdiam dengan dikuasai oleh pikiran: ‘Aku adalah bentuk, bentuk adalah milikku.’
sn22.1:9.5 Bagi ia yang berdiam dengan dikuasai oleh pikiran: ‘Aku adalah bentuk, bentuk adalah milikku,’ bentuk itu berubah dan menjadi lain.
sn22.1:9.6 Dari perubahan dan keberlainan bentuk itu, timbullah dukacita, ratapan, kesakitan, kesedihan, dan keputusasaan.