sn22.1:5.1 "Bagaimana mungkin tidak, Bhante.
sn22.1:5.2 Saat ini, Bhante, Sang Bhagavā telah memerciki saya dengan ajaran Dhamma yang bagaikan nektar keabadian."
sn22.1:5.3 "Tetapi dengan khotbah Dhamma yang bagaikan nektar keabadian seperti apakah Sang Bhagavā memerciki Anda?"
sn22.1:5.4 Maka ayah Nakula menceritakan semua yang terjadi kepada Sāriputta, dan berkata,
sn22.1:5.5 'Saya, Bhante, sudah tua, lanjut usia, berumur panjang, telah sampai pada akhir perjalanan hidup, tubuh saya sakit-sakitan dan sering menderita.
sn22.1:5.6 Namun, Bhante, saya adalah seorang yang melihat ketidak-kekalan, baik terhadap Sang Bhagavā maupun terhadap para bhikkhu yang patut dihormati.
sn22.1:5.7 Semoga Sang Bhagavā berkenan menasihati saya, Bhante;
sn22.1:5.8 semoga Sang Bhagavā berkenan membimbing saya, Bhante;
sn22.1:5.9 demi kesejahteraan dan kebahagiaan saya untuk waktu yang lama.'