sn22.18:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.18:1.2 “Para bhikkhu, bentuk adalah tidak kekal.
sn22.18:1.3 Sebab dan kondisi yang memunculkan bentuk juga tidak kekal.
sn22.18:1.4 Karena bentuk muncul dari yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn22.18:1.5 Perasaan adalah tidak kekal …
sn22.18:1.6 Sebab dan kondisi yang memunculkan perasaan juga tidak kekal.
sn22.18:1.7 Karena perasaan muncul dari yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn22.18:1.8 Persepsi adalah tidak kekal …
sn22.18:1.9 Bentuk-bentuk mental (sankhāra) adalah tidak kekal …
sn22.18:1.10 Sebab dan kondisi yang memunculkan bentuk-bentuk mental juga tidak kekal.
sn22.18:1.11 Karena bentuk-bentuk mental muncul dari yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn22.18:1.12 Kesadaran adalah tidak kekal.
sn22.18:1.13 Sebab dan kondisi yang memunculkan kesadaran juga tidak kekal.
sn22.18:1.14 Karena kesadaran muncul dari yang tidak kekal, bagaimana mungkin ia kekal?
sn22.18:1.15 Dengan melihat demikian …
sn22.18:1.16 Ia memahami: ‘… tidak ada lagi kelahiran kembali dalam kondisi ini.’”
sn22.18:1.17 Ketujuh.