sn22.16:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.16:1.2 “Para bhikkhu, bentuk adalah penderitaan.
sn22.16:1.3 Apa yang merupakan penderitaan adalah bukan-diri;
sn22.16:1.4 dan apa yang bukan-diri harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar demikian: ‘Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku.’
sn22.16:1.5 Perasaan adalah penderitaan …
sn22.16:1.6 Persepsi adalah penderitaan …
sn22.16:1.7 Bentukan-bentukan kehendak adalah penderitaan …
sn22.16:1.8 Kesadaran adalah penderitaan.
sn22.16:1.9 Apa yang merupakan penderitaan adalah bukan-diri;
sn22.16:1.10 dan apa yang bukan-diri harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar demikian: ‘Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku.’
sn22.16:1.11 Dengan melihat demikian …
sn22.16:1.12 Ia memahami: ‘… tidak ada lagi kelahiran kembali dalam kondisi apa pun.’”
sn22.16:1.13 Kelima.