sn22.122:5.1 "Tetapi, Yang Mulia Sāriputta, hal-hal apakah yang harus direnungkan secara bijaksana oleh seorang Arahanto?"
sn22.122:5.2 "Sahabat Koṭṭhita, seorang Arahanto pun harus merenungkan secara bijaksana kelima kelompok unsur kehidupan yang dilekati ini sebagai tidak kekal, sebagai penderitaan, sebagai penyakit, sebagai bisul, sebagai anak panah, sebagai celaka, sebagai sakit, sebagai asing, sebagai hancur berantakan, sebagai kosong, dan sebagai bukan diri."
sn22.122:5.3 Sahabat, seorang yang telah sempurna tidak memiliki kewajiban lebih lanjut yang harus dilakukan, dan tidak ada lagi yang perlu disempurnakan.
sn22.122:5.4 Namun, hal-hal ini, ketika dikembangkan dan dilatih, mengarah pada kebahagiaan meditasi dalam kehidupan ini, dan juga pada perhatian dan kewaspadaan penuh.”
sn22.122:5.5 Kesepuluh.