sn22.114:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.114:1.2 Sambil duduk di satu sisi, bhikkhu itu berkata kepada Bhagavā:
sn22.114:1.3 “Yang Mulia, dikatakan ‘pengetahuan, pengetahuan’.
sn22.114:1.4 Apakah, Yang Mulia, pengetahuan itu?
sn22.114:1.5 Dan bagaimanakah seseorang disebut sebagai yang memiliki pengetahuan?”
sn22.114:1.6 “Di sini, bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar memahami bentuk, asal mula bentuk, lenyapnya bentuk, dan jalan menuju lenyapnya bentuk.
sn22.114:1.7 Ia memahami perasaan …
sn22.114:1.8 persepsi …
sn22.114:1.9 Ia memahami bentukan-bentukan kehendak …
sn22.114:1.10 kesadaran, asal mula kesadaran, lenyapnya kesadaran, dan jalan menuju lenyapnya kesadaran.
sn22.114:1.11 Ini, bhikkhu, disebut pengetahuan;
sn22.114:1.12 dan dengan cara inilah seseorang disebut sebagai yang memiliki pengetahuan.”
sn22.114:1.13 Yang kedua.