Katamo ca, bhikkhave, sakkāyanirodhagāminippaṭipadanto?
Dan apakah, para bhikkhu, akhir dari jalan menuju lenyapnya kepribadian?
And what is the end that is the practice that leads to the cessation of substantial reality?
Sutta tentang Akhir
Katamo ca, bhikkhave, sakkāyanirodhagāminippaṭipadanto?
Dan apakah, para bhikkhu, akhir dari jalan menuju lenyapnya kepribadian?
And what is the end that is the practice that leads to the cessation of substantial reality?
Ayameva ariyo aṭṭhaṅgiko maggo.
Yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan ini.
It is simply this noble eightfold path, that is:
Seyyathidaṁ—sammādiṭṭhi …pe… sammāsamādhi.
Yaitu: pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.
right view, right purpose, right speech, right action, right livelihood, right effort, right mindfulness, and right immersion.
Ayaṁ vuccati, bhikkhave, sakkāyanirodhagāminippaṭipadanto.
Ini, para bhikkhu, disebut akhir yang merupakan praktik yang menuntun menuju lenyapnya kepribadian.
This is called the end that is the practice that leads to the cessation of substantial reality.
Ime kho, bhikkhave, cattāro antā”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah keempat akhir itu.”
These are the four ends.”
Paṭhamaṁ.
Bagian pertama.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.