‘Begitu banyak kekotoran batin yang aus hari ini, begitu banyak kemarin, begitu banyak sebelumnya.’ Ia hanya mengetahui bahwa apa yang telah aus telah aus.
how much of the defilements were worn away today, how much yesterday, and how much previously. They just know what has been worn away.
Misalnya, para bhikkhu, sebuah kapal laut yang diikat dengan tali pengikat, setelah terendam air selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, lalu ditarik ke darat pada musim dingin, tali-tali pengikatnya terkena angin dan matahari. Ketika hujan awan musim hujan mengguyurnya, tali-tali itu dengan mudah menjadi kendur dan membusuk.
Suppose there was a sea-faring ship bound together with ropes. For six months they deteriorated in the water. Then in the cold season it was hauled up on dry land, where the ropes were weathered by wind and sun. When the monsoon clouds soaked it with rain, the ropes would readily collapse and rot away.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 22.101 · Khotbah tentang Pahat | Tiga Keranjang