“Demikian pula, para bhikkhu, jika seorang bhikkhu telah mengembangkan kebebasan pikiran melalui cinta kasih, melatihnya, menjadikannya kendaraan dan landasan, menjaganya, mengokohkannya, dan melaksanakannya dengan baik, maka jika ada makhluk bukan manusia yang berpikir untuk menggoyahkan pikirannya,
“In the same way, suppose a mendicant has developed the heart’s release by love, has cultivated it, made it a vehicle and a basis, kept it up, consolidated it, and properly implemented it. Should any non-human think to overthrow their mind,
‘Kami akan mengembangkan kebebasan pikiran melalui cinta kasih. Kami akan melatihnya, menjadikannya kendaraan dan landasan kami, menjaganya, mengokohkannya, dan melaksanakannya dengan baik.’
‘We will develop the heart’s release by love. We’ll cultivate it, make it our vehicle and our basis, keep it up, consolidate it, and properly implement it.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.