sn17.13-20:1.1 Di Sāvatthī.
sn17.13-20:1.2 “Para bhikkhu, setelah aku memahami pikiran seseorang dengan pikiranku sendiri, aku mengetahui:
sn17.13-20:1.3 ‘Yang mulia ini tidak akan berbohong dengan sengaja bahkan demi sebatang emas.’ …”
sn17.13-20:1.4 “‘… demi seratus batang emas.’ …”
sn17.13-20:1.5 “‘… demi gunung emas.’ …”
sn17.13-20:1.6 “‘… demi seratus gunung emas.’ …”
sn17.13-20:1.7 “‘… demi seluruh bumi yang penuh dengan emas.’ …”
sn17.13-20:1.8 “‘… demi segala bentuk imbalan materi.’ …”
sn17.13-20:1.9 “‘… demi kehidupan.’ …”
sn17.13-20:1.10 “‘… demi wanita tercantik di negeri ini, ia tidak akan berbohong dengan sengaja.’
sn17.13-20:1.11 Namun kemudian aku melihatnya, pada waktu yang lain, berbohong dengan sengaja karena pikirannya dikuasai dan diliputi oleh perolehan, penghormatan, dan popularitas.
sn17.13-20:1.12 Sungguh mengerikan, para bhikkhu, perolehan, penghormatan, dan popularitas itu. …”
sn17.13-20:1.13 “Demikianlah, para bhikkhu, kalian harus berlatih.”
sn17.13-20:1.14 Kesepuluh.
sn17.13-20:1.15 Bab Kedua.