sn15.8:2.1 “Tetapi, Yang Mulia Gotama, dapatkah Tuan memberikan sebuah perumpamaan?”
sn15.8:2.2 “Dapat, brahmana,” kata Sang Bhagavā.
sn15.8:2.3 “Brahmana, seperti halnya Sungai Gangga ini, dari tempat ia bersumber hingga tempat ia bermuara di samudra besar, pasir di antara kedua tempat itu tidak mudah untuk dihitung:
sn15.8:2.4 ‘sekian butir pasir, atau sekian ratus butir pasir, atau sekian ribu butir pasir, atau sekian ratus ribu butir pasir.’
sn15.8:2.5 Brahmana, kappa yang telah berlalu dan lampau lebih banyak daripada itu.
sn15.8:2.6 Hal itu tidak mudah untuk dihitung:
sn15.8:2.7 ‘sekian kappa, atau sekian ratus kappa, atau sekian ribu kappa, atau sekian ratus ribu kappa.’
sn15.8:2.8 Apakah sebabnya?
sn15.8:2.9 Brahmana, saṁsāra ini tidak memiliki awal yang dapat diketahui.
sn15.8:2.10 Titik awal tidak terlihat bagi makhluk-makhluk yang berkelana dan bertransmigrasi, yang diliputi oleh ketidaktahuan dan terbelenggu oleh kemelekatan.
sn15.8:2.11 Demikianlah, brahmana, dalam waktu yang panjang ini engkau telah mengalami penderitaan, kesakitan yang tajam, dan kemalangan, sehingga kuburan semakin bertambah.
sn15.8:2.12 Cukuplah, brahmana, untuk merasa jemu terhadap segala bentukan, cukup untuk menjadi tanpa nafsu, cukup untuk terbebaskan darinya.”