sn15.20:2.1 "Para bhikkhu, saṁsāra ini tidak memiliki awal yang dapat diketahui.
sn15.20:2.2 Titik awal tidak terlihat bagi makhluk-makhluk yang berkelana dan bertransmigrasi, yang diselubungi oleh ketidaktahuan dan terbelenggu oleh ketagihan.
sn15.20:2.3 Pada masa lampau, para bhikkhu, gunung Vepulla ini dikenal dengan sebutan Pācīnavaṁsa.
sn15.20:2.4 Dan pada saat itu, manusia dikenal dengan sebutan Tivara.
sn15.20:2.5 Umur manusia Tivara adalah empat puluh ribu tahun.
sn15.20:2.6 Manusia Tivara, para bhikkhu, memerlukan empat hari untuk mendaki gunung Pācīnavaṁsa, dan empat hari untuk menuruninya.
sn15.20:2.7 Pada saat itu, Kakusandha, Sang Bhagavā, Yang Mahasuci, Yang Tercerahkan Sempurna, muncul di dunia.
sn15.20:2.8 Sang Bhagavā Kakusandha, Yang Mahasuci, Yang Tercerahkan Sempurna, memiliki sepasang siswa utama bernama Vidhura dan Sañjīva, yang merupakan pasangan terbaik.
sn15.20:2.9 Lihatlah, para bhikkhu, nama gunung ini telah lenyap, manusia-manusia itu telah meninggal dunia, dan Sang Buddha itu telah mencapai parinibbāna.
sn15.20:2.10 Demikianlah tidak kekalnya, para bhikkhu, segala bentukan;
sn15.20:2.11 demikianlah tidak stabilnya, para bhikkhu, segala bentukan;
sn15.20:2.12 demikianlah tidak dapat diandalkannya, para bhikkhu, segala bentukan.
sn15.20:2.13 Cukuplah, para bhikkhu, untuk menjadi jemu terhadap segala bentukan, cukup untuk menjadi bosan, cukup untuk terbebaskan.