“Sungguh, Susīma, suatu kesalahan telah menimpamu, yang bodoh, dungu, dan tidak baik, bahwa engkau yang demikian ini telah meninggalkan keduniawian sebagai pencuri ajaran dalam Dhamma dan Vinaya yang telah diajarkan dengan baik ini.
“Indeed, Susīma, you made a mistake. It was foolish, stupid, and unskillful of you to go forth as a thief of the teachings in such a well-explained teaching and training.
‘Pergilah, hai para pengawal, ikatlah lengan orang ini erat-erat ke belakang dengan tali yang kuat. Cukurlah kepalanya dan araklah dia dari jalan ke jalan dan dari persimpangan ke persimpangan dengan iringan genderang yang keras. Kemudian bawa dia keluar melalui gerbang selatan dan di sana, di sebelah selatan kota, penggallah kepalanya.’
‘Go, my men, and tie this man’s arms tightly behind his back with a strong rope. Shave his head and march him from street to street and from square to square to the beating of a harsh drum. Then take him out the south gate and there, to the south of the city, chop off his head.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 12.70 · Khotbah tentang Pengembara Susīma | Tiga Keranjang