sn12.65:4.1 Kemudian, para bhikkhu, terpikir olehku:
sn12.65:4.2 ‘Ketika apakah yang tidak ada, maka penuaan dan kematian tidak terjadi?
sn12.65:4.3 Dengan lenyapnya apakah, maka penuaan dan kematian lenyap?’
sn12.65:4.4 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan seksama, aku menembusnya dengan kebijaksanaan:
sn12.65:4.5 ‘Ketika kelahiran tidak ada, maka usia tua dan kematian tidak ada;
sn12.65:4.6 dengan lenyapnya kelahiran, lenyap pula usia tua dan kematian.’
sn12.65:4.7 Kemudian, para bhikkhu, aku berpikir:
sn12.65:4.8 ‘Ketika apakah yang tidak ada, maka kelahiran tidak ada …
sn12.65:4.9 penjelmaan tidak ada …
sn12.65:4.10 kemelekatan tidak ada …
sn12.65:4.11 keinginan tidak ada …
sn12.65:4.12 perasaan tidak ada …
sn12.65:4.13 kontak tidak ada …
sn12.65:4.14 enam landasan indra tidak ada …
sn12.65:4.15 nama-dan-bentuk tidak ada?
sn12.65:4.16 Dengan lenyapnya apakah, maka nama-dan-bentuk lenyap?’
sn12.65:4.17 Kemudian, para bhikkhu, melalui perhatian yang seksama, kebijaksanaan penembusanku muncul:
sn12.65:4.18 ‘Ketika kesadaran tidak ada, maka nama-dan-bentuk tidak ada;
sn12.65:4.19 dengan lenyapnya kesadaran, lenyap pula nama-dan-bentuk.’