Seyyathāpi, bhikkhave, mahārukkho.
Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang pohon besar.
Suppose there was a great tree.
Nāmarūpa
Seyyathāpi, bhikkhave, mahārukkho.
Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang pohon besar.
Suppose there was a great tree.
Tassa yāni ceva mūlāni adhogamāni, yāni ca tiriyaṅgamāni, sabbāni tāni uddhaṁ ojaṁ abhiharanti.
Akar-akarnya yang menjalar ke bawah dan ke samping semuanya mengalirkan getah ke atas.
And its roots going downwards and across all draw the sap upwards.
Evañhi so, bhikkhave, mahārukkho tadāhāro tadupādāno ciraṁ dīghamaddhānaṁ tiṭṭheyya.
Demikianlah, para bhikkhu, pohon besar itu, dengan makanan dan penyokong itu, akan berdiri untuk waktu yang lama.
Fed and fuelled by that, the great tree would stand for a long time.
Evameva kho, bhikkhave, saṁyojaniyesu dhammesu assādānupassino viharato nāmarūpassa avakkanti hoti …pe….
Demikian pula, para bhikkhu, ketika seseorang berdiam dengan merenungkan kepuasan dalam hal-hal yang mengikat belenggu, maka terjadi kemunculan nāmarūpa …
In the same way, there are things that tighten the fetters. When you concentrate on the gratification provided by these things, name and form are conceived. …
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.