Seyyathāpi, bhikkhave, taruṇo rukkho.
Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang anakan pohon.
Suppose there was a sapling.
Anakan Pohon
Seyyathāpi, bhikkhave, taruṇo rukkho.
Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang anakan pohon.
Suppose there was a sapling.
Tassa puriso kālena kālaṁ mūlāni palimajjeyya kālena kālaṁ paṁsuṁ dadeyya, kālena kālaṁ udakaṁ dadeyya.
Seseorang dari waktu ke waktu membersihkan akar-akarnya, dari waktu ke waktu memberikan tanah, dan dari waktu ke waktu memberikan air.
And from time to time someone would clear around the roots, supply soil, and water it.
Evañhi so, bhikkhave, taruṇo rukkho tadāhāro tadupādāno vuddhiṁ virūḷhiṁ vepullaṁ āpajjeyya.
Demikianlah, para bhikkhu, anakan pohon itu, dengan makanan dan penyokong itu, akan tumbuh, berkembang, dan menjadi besar.
Fed and fuelled by that, the sapling would grow, increase, and mature.
Evameva kho, bhikkhave, saṁyojaniyesu dhammesu assādānupassino viharato taṇhā pavaḍḍhati.
Demikian pula, para bhikkhu, ketika seseorang berdiam dengan merenungkan kepuasan dalam hal-hal yang mengikat belenggu, maka nafsu keinginan tumbuh.
In the same way, there are things that tighten the fetters. When you concentrate on the gratification provided by these things, your craving grows.
Taṇhāpaccayā upādānaṁ …pe…
Dengan nafsu keinginan sebagai kondisi, muncul kemelekatan …
Craving is a requirement for grasping. …
evametassa kevalassa dukkhakkhandhassa samudayo hoti.
Demikianlah asal-mula dari seluruh kumpulan penderitaan ini.
That is how this entire mass of suffering originates.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.