sn12.54:2.1 Misalnya, para bhikkhu, sebuah pelita minyak menyala dengan bergantung pada minyak dan sumbu.
sn12.54:2.2 Dan tidak ada seorang pun yang dari waktu ke waktu menuangkan minyak ke dalamnya atau menyesuaikan sumbunya.
sn12.54:2.3 Dengan demikian, para bhikkhu, pelita minyak itu, karena bahan bakarnya yang semula habis dan tidak ada yang ditambahkan, akan padam karena tidak diberi makanan.
sn12.54:2.4 Demikian pula, para bhikkhu, ketika seseorang berdiam dengan merenungkan bahaya dalam hal-hal yang menjadi dasar belenggu, nafsu keinginan (taṇhā) berhenti.
sn12.54:2.5 Dengan berhentinya nafsu keinginan, berhentilah kemelekatan (upādāna) …
sn12.54:2.6 demikianlah berhentinya seluruh kumpulan penderitaan ini.”
sn12.54:2.7 Keempat.