‹
SN 12.53

Saṁyojanasutta

Khotbah tentang Belenggu

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 12.53

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn12.53:4.1

Seyyathāpi, bhikkhave, telañca paṭicca vaṭṭiñca paṭicca telappadīpo jhāyeyya.

Misalkan, para bhikkhu, sebuah lampu minyak menyala dengan bergantung pada minyak dan sumbu.

Suppose an oil lamp depended on oil and a wick to burn.

sn12.53:4.2

Tatra puriso na kālena kālaṁ telaṁ āsiñceyya na vaṭṭiṁ upasaṁhareyya.

Jika seseorang tidak menuangkan minyak dan tidak menyesuaikan sumbu dari waktu ke waktu,

And no one would pour oil in and adjust the wick from time to time.

sn12.53:4.3

Evañhi so, bhikkhave, telappadīpo purimassa ca upādānassa pariyādānā aññassa ca anupahārā anāhāro nibbāyeyya.

maka, para bhikkhu, ketika bahan bakar awal habis dan tidak ada yang ditambahkan, lampu minyak itu akan padam karena tidak diberi asupan.

As the original fuel is used up and no more is added, the oil lamp would be extinguished due to not being fed.

sn12.53:4.4

Evameva kho, bhikkhave, saṁyojaniyesu dhammesu ādīnavānupassino viharato taṇhā nirujjhati.

Demikian pula, para bhikkhu, ketika seseorang berdiam dengan merenungkan bahaya dalam hal-hal yang mengikat belenggu, nafsu keinginannya lenyap.

In the same way, there are things that tighten the fetters. When you concentrate on the drawbacks of these things, your craving ceases.

sn12.53:4.5

Taṇhānirodhā upādānanirodho …pe…

Dengan lenyapnya nafsu keinginan, lenyap pula kemelekatan …

When craving ceases, grasping ceases. …

sn12.53:4.6

evametassa kevalassa dukkhakkhandhassa nirodho hotī”ti.

Demikianlah lenyapnya keseluruhan massa penderitaan ini.”

That is how this entire mass of suffering ceases.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.