sn12.4:6.1 Kemudian, para bhikkhu, Bodhisatta Vipassī berpikir:
BAGIAN 6
sn12.4:6.2 ‘Ketika apakah yang ada maka nafsu keinginan muncul, dengan apakah sebagai sebab maka nafsu keinginan muncul?’
sn12.4:6.3 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan yang seksama, Bodhisatta Vipassī menembus dengan kebijaksanaan:
sn12.4:6.4 ‘Ketika perasaan ada maka nafsu keinginan muncul; dengan perasaan sebagai sebab maka nafsu keinginan muncul.’