sn12.4:18.1 Kemudian, para bhikkhu, Bodhisatta Vipassī berpikir:
BAGIAN 18
sn12.4:18.2 ‘Ketika apakah yang tidak ada sehingga nafsu keinginan tidak terjadi? Dengan lenyapnya apakah maka nafsu keinginan lenyap?’
sn12.4:18.3 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan yang seksama, Vipassī menembus dengan kebijaksanaan:
sn12.4:18.4 ‘Ketika perasaan tidak ada, nafsu keinginan tidak terjadi. Dengan lenyapnya perasaan, nafsu keinginan lenyap.’