sn12.4:12.1 Kemudian, para bhikkhu, Bodhisatta Vipassī berpikir:
BAGIAN 12
sn12.4:12.2 ‘Ketika apakah yang ada maka bentukan-bentukan kehendak muncul? Apakah syarat bagi bentukan-bentukan kehendak?’
sn12.4:12.3 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan seksama, Bodhisatta Vipassī menembus dengan kebijaksanaan:
sn12.4:12.4 ‘Ketika ketidaktahuan (avijjā) ada, maka bentukan-bentukan kehendak muncul. Ketidaktahuan adalah syarat bagi bentukan-bentukan kehendak.’